Gunung Salak, Destinasi Wisata Alam nan Eksotis di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak

Gunung Salak
Photo by @masadhy__

Nyero.ID – Gunung Salak atau Gunung Sapto Argo merupakan rangkaian gunung berapi aktif yang berada di wilayah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat.  Gunung dengan ketinggian hingga 2.221 mdpl ini memiliki pemandangan alam yang luar biasa indah sehingga banyak pendaki yang tertarik untuk menaklukannya.

Sebutan gunung terangker di Jawa Barat begitu melekat pada Gunung Salak karena banyaknya kejadian mistis yang sering dialami oleh para pendaki.  Tidak sedikit pendaki yang hilang, tersesat dan bahkan meninggal di Gunung Salak, demikian juga dalam dunia penerbangan.  Salak satunya adalah tragedi Gunung Salak di tahun 2012 ketika Pesawat Sukhoi Superjet-100 jatuh di kawasan ini.

Mitos yang ada menyebutkan bahwa di Puncak Manik Gunung Salak merupakan pusat kerajaan gaib yang dinetralkan dari aktivitas manusia.  Nama Gunung Salak sendiri diketahui berasal dari bahasa Sansekerta  “salaka” yang berarti perak dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan buah salak.

Bahkan beredar mitos yang menyebutkan bahwa salah satu pantangan yang tidak boleh dilanggar ketika mendatangi Gunung Salak adalah menanyakan keberadaan buah salak.  Selain itu pengunjung juga tidak boleh memetik bunga anggrek jika tidak ingin perjalanannya terganggu.

Gunung Salak memang sangat identik dengan berbagai macam mitos dan kisah mistis yang meyelimuti.  Namun pesona keindahannya menjadi magnet tersendiri bagi para pendaki yang suka tantangan.

Sebagai salah satu gunung berapi yang masih aktif, Gunung Salak tercatat pernah mengalami beberapa kali erupsi sejak tahun 1600-an.  Dimana erupsi terbesar terjadi pada tahun 1699 berupa erupsi magmatik yang bersifat merusak.  Sementara letusan terakhir diketahui terjadi pada tahun 1938 yang merupakan erupsi freutik di Kawah Cikuwulung Putri.

Gunung Salak yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun-Salak ini sangat menarik untuk tujuan pendakian karena menawarkan sensasi petualangan yang tak terlupakan.  Gunung Salak sendiri memiliki 3 puncak dengan puncak tertinggi di Puncak Salak I yang berada di ketinggian 2.221 mdpl.  Sementara puncak Salak II berada di ketinggian 2.180 mdpl dan puncak Sumbul yang berada di ketinggian 1.926 mdpl.

Untuk merencanakan agenda liburan ke kawasan wisata Gunung Salak, berikut ini adalah beberapa informasi terkait harga tiket masuk, jam buka, fasilitas, daya tarik, dan lokasi yang perlu diketahui.

Harga Tiket Masuk

Untuk memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak dikenakan biaya masuk sebesar Rp 5.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 15.000 untuk wisatawan asing.  Sementara untuk kegiatan camping/trekking/hiking akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 5.000 per orang.

Jam Buka

Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB – 19.00 WIB.  Dengan jam buka yang cukup panjang wisatawan bisa datang sesuai agenda yang telah direncanakan sehingga bisa mengeksplore beberapa spot menarik di kawasan wisata Gunung Salak.

Fasilitas

Gunung Salak berada di bawah pengelolaan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dimana di kawasan ini telah tersedia berbagai macam fasilitas yang cukup memadai.  Mulai dari camping ground, canopy bridge, pemandian air panas, homestay, villa, pemandu, tenaga porter dll yang akan membuat momen liburan di kawasan wisata ini semakin menyenangkan.

Daya Tarik

Kawasan wisata Gunung Salak Endah menjadi salah satu tempat yang sangat menarik untuk tujuan wisata di akhir pekan.  Meskipun Gunung Salak dikenal sebagai salah satu gunung terangker di Jawa Barat, namun hal itu tidak mengurangi pesona dan keindahan alam di Gunung Salak yang begitu eksotis.

Selain menarik untuk jalur pendakian dengan medan yang cukup menantang, kawasan wisata Gunung Salak Endah juga memiliki spot-spot kece yang sangat menarik untuk disambangi.  Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

Ranggon Hills

Tempat wisata kekinian ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dengan pemandangan alam yang sangat asri di sekitarnya.  Selain menyajikan keindahan alam yang memanjakan mata, tempat wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa wahana kece untuk keperluan foto-foto, camping, flying jumping, bersantai di hammock dll.

Bumi Perkemahan Gunung Bunder

Masih di lereng Gunung Salak, wisatawan bisa melakukan kegiatan kemah di Bumi Perkemahan Gunung Bunder ini.  Camping ground ini dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan dengan suasana alam yang begitu menyejukkan.  Tidak jauh dari lokasi perkemahan, wisatawan juga bisa mengeksplore keindahan Curug Ngumpet yang jaraknya hanya sekitar 300 meter saja.

Kampung Budaya Sindang Barang

Kampung budaya ini berada di kaki Gunung Salak dengan nuansa perkampungan Sunda yang begitu kental.  Selain menikmati kesenian dan budaya Sunda, di kampung ini wisatawan juga bisa menyaksikan beberapa situs purbakala seperti batu berundak.  Untuk menikmati kehidupan di perkampungan Sunda yang sebenarnya, wisatawan bisa menginap di rumah-rumah tradisional yang tersedia.

Pura Parahyangan Agung Jagatkartta

Pura ini merupakan pura terbesar kedua setelah Pura Besakih di Bali dan konon di lokasi yang sama pernah dibangun Kerajaan Pakuan Pajajaran Sunda.  Pura ini masih digunakan untuk kegiatan ibadah umat Agama Hindu dan terbuka untuk umum mulai pukul 11.00 WIB – 15.00 WIB.

Curug Puraseda

Berada di Desa Puraseda, curug dengan aliran air yang tidak terlalu deras ini sangat aman untuk aktivias bermain air.  Lingkungan yang asri dengan hawa sejuk pegunungan membuat suasana di curug ini semakin adem dan bikin betah.

Curug Tengah

Untuk mencapai lokasi air terjun ini wisatawan hanya perlu melakukan trekking ke arah bukit di sisi kiri Curug Puraseda.  Meskipun jalur yang dilalui cukup menantang namun hal itu sangat sebanding dengan keindahan alam di Curug Tengah yang begitu memanjakan mata.  Aliran air yang cukup deras berpadu dengan suasana alam yang asri membuat siapapun betah untuk berlama-lema di tempat ini.

Curug Cikuluwung

Curug ini memiliki 3 kolam  dengan aliran air yang diapit oleh dua tebing.  Meskipun kolam pertama di bawah air terjun sangat indah dengan warna hijau tosca-nya namun pengunjung dilarang untuk berenang karena kedalamannya belum diketahui secara pasti.

Curug Cikuluwung 2

Meskipun ketinggian air terjun di curug ini tidak seberapa namun kolam di bawah air terjun cukup luas dengan warna hijau tosca yang begitu indah.  Di lokasi air terjun ini pengunjung bisa bermain air sepuasnya, berburu spot foto atau sekedar menikmati suasana alam yang menyejukkan mata.

Curug Cigamea

Curug dengan ketinggian sekitar 50 meter ini menyajikan keindahan alam yang begitu indah dengan pepohonan asri di sekitarnya.  Aliran air yang cukup deras membuat udara di sekitarnya semakin sejuk.  Sementara pada bagian bawah terdapat kolam yang airnya begitu segar, membuat siapapun tergoda untuk berenang atau sekedar bermain air.

Kawah Ratu

Kawah Ratu sangat unik karena berada di lereng Gunung Salak sehingga tidak perlu mendaki sampai ke puncak gunung untuk menikmati keindahannya. Di kawasan ini wisatawan bisa menyaksikan kolam-kolam kecil dan kepulan asap dengan aroma belerang yang cukup menyengat.  Di tempat ini pengunjung bisa berburu spot foto kece dengan latar Kawah Ratu atau Sungai Cikuluwung yang begitu eksotis.

Lokasi

Gunung Salak berada di antara Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, tepatnya di Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat.  Jaraknya sekitar 44,9 km dari pusat Kota Bogor dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam.  Untuk mengetahui rute selengkapnya silahkan gunakan aplikasi Google Maps.