11 Daftar Gunung Tertinggi di Jawa dengan Ketinggian di Atas 3.000 mdpl

Gunung Tertinggi di Jawa
Photo by @arialansyah.photo

Nyero.ID – Pulau Jawa memiliki deretan gunung dengan tipe strato atau kerucut yang menjulang tinggi karena letaknya berada di zona konvergen, yaitu pertemuan antara lempeng Eurasia dengan lempeng Indo-Australia.  Gunung-gunung di Pulau Jawa banyak yang dijadikan tujuan wisata untuk aktivitas pendakian maupun rekreasi.  Tidak terkecuali dengan 11 deretan gunung tertinggi di Jawa berikut ini.

1.  Gunung Semeru

Gunung tertinggi pertama di Jawa adalah Gunung Semeru yang memiliki ketinggian sekitar 3.676 mdpl.  Dengan ketinggiannya tersebut, Gunung Semeru menjadi gunung berapi tertinggi ke-3 di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.

Gunung ini berada di wilayah administratif Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dan berada dalam kawasan Taman Nasional  Bromo Tengger Semeru.  Puncak Gunung Semeru dikenal dengan puncak Mahameru sementara kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan sebutan Jonggring Saloko.

2.  Gunung Slamet

Gunung Slamet berada di perbatasan antara Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal, dan Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.  Dengan ketinggian sekitar 3.428 mdpl, Gunung Slamet menjadi gunung tertinggi di Jawa Tengah dan gunung tertinggi ke-2 di Pulau Jawa.

Selain terkenal dengan medan pendakiannya yang cukup sulit dan menantang, di kaki Gunung Slamet juga terdapat objek wisata alam Baturraden yang menjadi objek wisata unggulan di Kabupaten Banyumas.

3.  Gunung Sumbing

Gunung Sumbing berada di tiga wilayah kabupaten, yaitu Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.  Dengan ketinggian sekitar 3.371 mdpl Gunung Sumbing membentuk bentang alam gunung kembar bersama Gunung Sindoro, seperti halnya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Jalur pendakian ke puncak Gunung Sumbing bisa melalui Garung, Capit Parakan, Butuh Kaliangkrik, Bowongso, dan Sipetung.  Salah satu yang cukup populer adalah melalui Dusun Butuh yang disebut-sebut sebagai Nepal van Java karena menyajikan view pemukiman warga yang terlihat unik seperti di Nepal.

Waktu yang dibutuhkan untuk mendaki dari basecamp Butuh Kaliangkrik sampai ke puncak sekitar 6-8 jam.  Ada 4 pos yang harus dilalui sebelum mencapai Puncak Sejati di ketinggian 3.371 mdpl.

4.  Gunung Arjuno

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi ke-2 di Jawa Timur setelah Gunung Semeru dan gunung tertinggi ke-4 di Pulau Jawa.  Gunung dengan ketinggian sekitar 3.339 mdpl ini berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo.

Gunung Arjuno berada di sebelah barat Batu, Jawa Timur dan bersebelahan dengan Gunung Welirang.  Gunung ini menjadi salah satu tujuan pendakian yang bisa didaki dari berbagai arah.

Selain menarik untuk tujuan pendakian, di kawasan Gunung Arjuno juga terdapat objek wisata Air Terjun Kakek Bodo yang cukup terkenal dan merupakan salah satu jalur pendakian menuju ke puncak gunung.

5.  Gunung Raung

Gunung Raung berada di tiga wilayah kabupaten di Jawa Timur, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.  Dengan ketinggian sekitar 3.332 mdpl Gunung Raung memiliki puncak tertinggi di kawasan Pegunungan Ijen.

Untuk mencapai puncak Gunung Raung tersedia dua jalur pendakian, yaitu melalui Sumber Waringin dan Kalibiru.  Gunung Raung memiliki empat puncak yang bisa dieksplore dalam pendakian, yaitu Puncak Bendera (3.159 mdpl), Puncak 17 (3.108 mdpl), Puncak Tusuk Gigi (3.300 mdpl) dan Puncak Sejati (3.344 mdpl).

6.  Gunung Lawu

Gunung Lawu berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dan memiliki ketinggian sekitar 3.265 mdpl.  Gunung berapi ini tercatat meletus terakhr kali pada tahun 1885 dan sudah lama tidak aktif.  Sementara pada bagian lerengnya terdapat kepunden kecil yang masih mengeluarkan uap air dan belerang.

Untuk mencapai puncak Gunung Lawu tersedia empat jaur pendakian, yaitu melalui Cemoro Kandang dan Candi Cetho di Jawa Tengah, serta Cemoro Sewu dan Singolangu di Jawa Timur.  Gunung Lawu memiliki tiga puncak yang dikenal dengan nama puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah yang merupakan puncak tertinggi di Gunung Lawu.

Lereng Gunung Lawu sendiri dikenal sebagai salah satu tujuan wisata yang cukup difavortikan, mulai dari Tawangmangu, Cemoro Sewu dan Sarangan.  Sementara pada bagian bawah terdapat Candi Sukuh dan Candi Cetho yang merupakan kompleks candi pada masa Kerajaan Majapahit.

7.  Gunung Welirang

Gunung Welirang berada di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Mojokerto, Jawa Timur.  Gunung berapi yang masih aktif ini masih terletak di kawasan pegunungan yang sama dengan Gunung Arjuno, Gunung Kembar I dan Gunung Kembar II.

Untuk mencapai puncak Gunung Welirang terdapat beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih.  Yaitu melalui Tretes, Cangur, Pacet, Lawang, Karangploso, Sumberawan, dan Purwosari.

8.  Gunung Sindoro

Gunung volkano aktif ini memiliki ketinggian sekitar 3.150 mdpl dan berdampingan dengan Gunung Sumbing, keduanya sering disebut sebagai gunung kembar.

Gunung Sindoro menjadi salah satu tujuan pendakian yang cukup difavoritkan karena akses menuju ke basecamp cukup mudah, yaitu di Basecamp Kledung, Temanggung dan Basecamp Kebun Teh Tambi, Wonosobo.

Salah satu lokasi yang banyak difavoritkan oleh para pandaki adalah setelah pos pendakian 3, di lokasi ini terdapat padang edelweiss yang begitu memukau.  Keberadaan padang edelweiss juga menandakan bahwa para pendaki sudah cukup dekat dengan puncak gunung.

Daya tarik lainnya yang membuat para pendaki kangen untuk kembali adalah keberadaan danau kecil berair jernih di kawasan kawah Jolotundo.

9.  Gunung Merbabu

Secara administratif Gunung Merbabu berada di wilayah Kabupaten Magelang, Boyolali, Salatiga, dan Semarang, Provinsi Jawa Tengah.  Gunung Merbabu memiliki ketinggian sekitar 3.145 mdpl dan tercatat pernah meletus pada tahun 1560 dan 1979.

Gunung Merbabu menjadi salah satu tujuan yang cukup difavoritkan oleh para pendaki.  Gunung yang berdiri sejajar dengan Gunung Merapi ini memiliki lima jalur pendakian yang bisa dipilih untuk mencapai puncaknya.

Yaitu jalur Selo yang berada di Kabupaten Boyolali, jalur Suwanting di Kabupaten Magelang, jalur Wekas di Kecamatan Pakis, Magelang, serta jalur Cunthel dan jalur Thekelan di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

10.  Gunung Argopuro

Gunung Argopuro memiliki ketinggian sekitar 3.088 mdpl dan merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi.  Lokasinya masih berada di kawasan Pegunungan Hyang di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.  Pegunungan Hyang sendiri berada di antara Gunung Semeru dan Gunung Raung.

Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, dan Situbondo.  Gunung Argopuro memiliki 3 puncak, yaitu puncak Rengganis yang berada di wilayah Kabupaten Jember, puncak Argopuro dan puncak Arca.

Gunung Argopuro memiliki jalur pendakian terpanjang, dimana untuk mencapai puncak pendaki harus menempuh jarak hingga 63 km.  Selain menyajikan keindahan alam pegunungan yang eksotis, di kawasan ini juga terdapat Danau Taman Hidup yang sarat akan nuansa mistis.

11.  Gunung Ciremai

Gunung Ciremai berada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dan memiliki ketinggian sekitar 3.078 mdpl.  Gunung dengan dua kawah ini didominasi oleh hutan pinus, sementara pada bagian atas didominasi oleh hutan alami.

Gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat ini memiliki beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih oleh para pendaki, yaitu jalur Linggarjati dan jalur Palutungan di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan dengan medan yang cukup landai.