Makanan Khas Kalimantan Tengah, Unik dan Menggugah Selera, dari Rotan Muda hingga Ikan yang Difermentasi!

Makanan Khas Kalimantan Tengah
Juhu Umbut Rotan Photo by @rwardoyooo

Nyero.ID – Sebagia provinsi terbesar di Pulau Kalimantan, Kalimantan Tengah menyimpan potensi wisata yang cukup beragam dengan daya tariknya masing-masing.  Berkunjung ke Kalimanta Tengah tentu tidak akan lengkap tanpa mencicipi aneka menu makanan khasnya yang menggugah selera.  Sebagai referensi berikut ini adalah 10 makanan khas Kalimantan Tengah yang wajib dicicipi.

  1. Juhu Umbu Rotan

Juhu umbu rotan merupakan makanan khas Kalimantan Tengah yang terbuat dari tanaman rotan yang masih muda, sama seperti rebung pada pohon bambu.

Ujung rotan yang masih muda rupanya bisa diolah menjadi makanan enak.  Meskipun dalam proses pembuatannya perlu ekstra hati-hati karena harus menghilangkan duri-duri pada batang rotan.

Umbu rotan kemudian dimasak dengan bumbu rempah, bisa menggunakan tambahan santan ataupun tidak tergantung selera.  Biasanya hidangan ini disajikan bersama ikan patin atau nila bakar.

Untuk menikmati unik dan lezatnya juhu umbu rotan, silahkan datang ke Rumah Tjilik Riwut Gallery & Resto yang berada di Jalan Sudirman no. 1 Palangkaraya, persis di depan Kantor Dinas PUPR Kalimantan Tengah.

Selain menu juhu umbu rotan, restoran ini juga menyediakan aneka menu makanan tradisional lainnya khas Kalimantan Tengah.  Seperti tumis kalakai dan kandas sarai, sambal khas Dayak.

  1. Wadi

Wadi merupakan makanan khas Kalimantan yang terbuat dari ikan yang sudah difermentasi.  Karena berupa olahan ikan yang sudah difermentasi maka aroma dari makanan ini pun cukup menyengat.

Jenis ikan yang sering digunakan untuk pembuatan wadi adalah ikan patin, ikan gabus, baung, jelawat, dan gurami.  Proses pembuatan wadi cukup rumit, setidaknya butuh waktu sekitar lima hari sampai satu minggu sebelum bisa disantap.

Ikan yang sudah dipotong-potong ditaburi dengan garam dan didiamkan selama sehari semalam.  Selanjutnya ikan dicuci untuk menghilangkan garam dan direndam di dalam larutan gula aren selama sehari semalam.

Esoknya ikan ditiriskan dan ditaburi dengan irisan bawang putih.  Selanjutnya dimasukkan ke dalam toples dan diatasnya diberi taburan beras yang sudah disangrai dan digiling kasar sebelumnya.

Wadi yang telah jadi biasanya bisa tahan hingga berbulan-bulan dan dimanfaatkan sebagai persediaan makanan.  Wadi terasa lebih nikmat jika dimasak dengan bumbu kuning yang kaya rempah.

Wadi bisa dicicipi di Rumah Makan Palangka di Kota Palangakaraya yang menyajikan makanan khas Kalimantan Tengah.

  1. Bangamat

Bangamat merupakan kuliner khas kalimantan Tengah yang terbuat dari olahan daging kelelawar.  Makanan yang terbilang ekstrem ini sudah melalui proses pembersihan dan pengolahan daging hingga matang.  Daging kelelawar biasanya dimasak bersama sulur kelari atau sayur jantung pisang.

Menu khas Dayak ini bisa ditemui di Rumah Makan Papui Lauk yang berada di Jalan S. Parman, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

  1. Kalumpe atau Karuang

Kalumpe merupakan makanan khas Suku Dayak di Kalimantan Tengah.  Tampilanya sekilas mirip dengan sayur daun singkong pada umumnya.

Kalumpe memang terbuat dari daun singkong, hanya saja dalam proses pengolahannya daun singkong ditumbuk terlebih dahulu sebelum dimasak.

Kalumpe dimasak dengan kuah kental dan bumbu rempah yang cukup lengkap sehingga menghasilkan cita rasa masakan yang menggugah selera.  Selain itu, kalumpe juga ditambahkan dengan terong kecil sebagai pelengkap.

Dalam penyajiannya, kalumpe dihidangkan bersama taburan kacang tanah dan ikan teri sehingga cita rasanya semakin menggoda.  Terlebih jika disantap bersama nasi putih dan sambal terasi.

Menu khas Dayak ini bisa ditemui di Rumah Makan Papui Lauk yang berada di Jalan S. Parman, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

  1. Terong Mapui

Sesuai dengan namanya, makanan khas Kalimantan Tengah ini terbuat dari terong ungu dengan ukuran yang cukup besar.  Dalam proses pengolahannya terong dibakar terlebih dulu hingga bagian tengahnya matang.

Selanjutnya terong dibaluri dengan bumbu yang terdiri dari campuran cabe rawit, garam, terasi dan sereh.  Makanan ini memiliki cita rasa yang gurih, pedas, dan manis.  Biasanya disajikan sebagai pelengkap menu ikan bakar dan nasi putih.

Terong mapui bisa ditemui di Rumah Makan Papui Lauk yang menyajikan aneka menu makanan khas Dayak.  Lokasinya berada di Jalan S. Parman, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

  1. Ikan Jelawat Bakar

Pulau Kalimantan terkenal dengan hasil ikannya yang melimpah sehingga banyak menu makanan khasnya berbahan dasar ikan, salah satunya adakan ikan jelawat bakar.

Sebelum dibakar ikan jelawat dibumbui terlebih dulu dengan rempah-rempah seperti bawang putih, sereh, dan jahe.  Bumbu rempah ini juga digunakan untuk membuat kuahnya sehingga aroma dan cita rasanya semakin menggugah selera.

Menu ikan bakar ini bisa didapatkan di rumah makan khas Dayak, salah satunya adalah Rumah Makan Samba di Kota Palangkaraya.

  1. Juhu Kujang

Juhu kujang merupakan makanan khas Kalimantan yang terbuat dari bahan keladi sehingga menyajikan cita rasa yang cukup unik dan lezat.  Gulai keladi ini sudah melalui proses pembersihan terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa gatal yang timbul saat dihidangkan.

Bahan pelengkap lainnya pada gulai keladi ini adalah ikan yang sudah tercampur bumbu dan santan kelapa serta irisan daun nangka muda.

Menu juhu kujang bisa ditemui di beberapa rumah makan khas Dayak yang ada di Kota Palangka Raya, salah satunya adalah Rumah Makan Samba.  Menu ini juga bisa ditemui di Rumah Makan Papui Lauk di Kota Palangka Raya.

  1. Kue Gagatas

Kue gagatas merupakan makanan khas Kalimantan Tengah yang memiliki cita rasa manis, sama seperti kue getas yang banyak dijumpai di Pulau Jawa.

Kue yang terbuat dari beras ketan dengan taburan gula ini banyak dijual di pasar tradisional dan menjadi salah satu jajanan murah yang cukup difavortikan.

Jajanan manis ini sangat cocok untuk dinkmati bersama secangkir kopi atau teh panas sembari bersantai di sore hari.

Untuk mencicipi manisnya kue gagatas, wisatawan bisa datang ke pasar tradisional yang ada di Kalimantan Tengah dan sekitarnya.

  1. Hintalu Karuang

Bukan hanya di Kalimantan Selatan saja, hidangan hintalu karuang juga bisa ditemukan di Kalimanten Tengah dan menjadi salah satu makanan yang digemari oleh masyarakat.

Meskipun hintalu karuang bisa diartikan sebagai telur kelelawar namun sebenarnya tidak mengandung unsur kelelawar sedikitpun di dalam masakannya.  Nama tersebut diberikan lebih karena bentuknya yang bulat-bulat, menyerupai hidangan kolak biji salak.

Bahan utama yang digunakan untuk membuat hintalu karuang adalah tepung ketan dan campuran gula merah sehingga cita rasanya manis dan menggugah selera.

Hintalu karuang yang manis cukup mudah untuk dibuat karena proses memasaknya seperti pada kolak biji salak.  Jika ada waktu luang kita bisa membuat hidangan manis ini di rumah sesuai selera.

  1. Keripik Kalakai

Kalakai merupakan tanaman hutan sejenis tumbuhan paku yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak untuk pengobatan.  Tanaman ini dipercaya mampu mengobati diare, menjaga kesehatan kulit dan menambah darah.

Keripik kalakai sendiri dibuat dari daun tanaman kalakai yang masih muda dan dibaluri adonan tepung bumbu kemudian digoreng dengan minyak panas.  Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat keripik ini sangat digemari sebagai camilan di waktu senggang.

Keripik kalakai bisa didapatkan di beberapa toko oleh-oleh yang ada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.  Makanan khas Kalimantan Tengah ini juga banyak dijual di toko online sehingga memudahkan siapa saja untuk mencicipinya.