Makanan Khas Papua yang Menjadi Pusat Perhatian, Sudah Coba?

Makanan Khas Papua
Papeda taken by @malikkahfi22

Nyero. ID – Keindahan alam, adat istiadat dan kekayaan budaya di Papua menjadi salah satu daya tarik dalam dunia parwisata.  Eksotisme Papua menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan untuk menjelajahi pesonanya yang memanjakan mata.

Selain terkenal dengan destinasi wisata Raja Ampatnya yang mendunia, Papua juga memiliki beberapa kuliner tradisional yang tak kalah eksotis untuk dinikmati saat liburan.

Terkenal dengan hidangan sagunya yang menjadi identitas kuliner, khususnya untuk beberapa wilayah di timur Indonesia, Papua juga memiliki kuliner khas berbahan sagu yang tak kalah nikmat untuk disantap.

Makanan Khas Papua Paling Terkenal

Bukan hanya terbatas pada sagu saja, berikut ini adalah beberapa makanan khas Papua yang bisa kamu cicipi saat berkunjung ke Papua.

1. Papeda

Makanan Khas Papeda Papua
Photo by @noiwinata85

Menggunakan sagu sebagai bahan utamanya, popularitas papeda sebagai hidangan khas Papua sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Makanan pokok masyarakat Papua ini diolah sedemikan rupa dengan tampilan seperti bubur dan tekstur kenyal seperti lem di dalamnya.

Biasanya papeda disajikan bersama kuah bumbu kuning, kuah bening, ikan kembung atau peda bakar sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih istimewa.

Cara menikmati papeda pun cukup unik karena menggunakan gata-gata yang terbuat dari bambu untuk menggulung papeda. Papeda paling enak dinikmati selagi panas, karena kalau sudah dingin teksturnya cenderung keras.

Untuk mencicipi nikmatnya papeda bersama ikan kuah bumbu kuning kamu bisa datang ke Kitong Papua yang terletak di Jalan A. Yani Klademak I No. 12, Sorong, Papua.

2. Aunu Senebre

Makanan Khas Aunu Senebre Papua
Photo by @apiaward

Makanan khas Papua ini terbuat olahan ikan teri nasi yang digoreng. Setelah digoreng ikan teri nasi kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan irisan daun talas yang sudah direbus. Selanjutnya bahan-bahan tersebut diolah kembali dengan cara dikukus sehingga teksturnya tidak kering dan lebih gurih untuk disantap. Biasanya menu tradisional ini dinikmati bersama papeda atau umbi-umbian.

Menu masakan ini sangat populer di kalangan masyarakat Papua karena proses pengolahannya cukup sederhana.  Untuk menikmati hidangan aunu senebre ini kamu bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan yang harus disediakan adalah teri nasi, daun talas, parutan kelapa dan sedikit garam.

3. Udang Selingkuh

Makanan Khas Udang Selingkuh Papua
Photo by @kuedorayakiku

Menu kuliner dengan nama unik ini menawarkan sensasi rasa yang begitu menggoda. Sesuai dengan namanya, hidangan ini menggunakan udang air tawar sebagai bahan utamanya. Disebut dengan udang selingkuh karena udang ini memiliki capit besar seperti kepiting.

Makanan yang berasal dari Wamena ini juga populer di seluruh wilayah Papua karena memiliki cita rasa yang memanjakan lidah.  Tekstur udang selingkuh cukup padat dan berserat dengan daging yang lembut dan sedikit rasa manis di dalamnya.

Menu udang selingkuh biasanya disajikan dengan cara digoreng atau direbus dan kemudian dihidangkan bersama saus kental yang membuat rasanya semakin nikmat.  Menu ini juga sering disajikan bersama tumis kangkung atau bunga pepaya.  Sehingga cita rasanya semakin memanjakan lidah.

Seporsi udang selingkuh nan lezat bisa kamu dapatkan di Rumah Makan Blambangan di Jalan Trikora No. 99, Wamena, Papua. Rekomendasi lainnya adalah Rumah Makan Nusantara di Wamena dan Restoran Hotel Baliem Pilamo.

4. Sate Ulat Sagu

Makanan Khas Sate Ulat Sagu Papua
Photo by @icipiniki

Bagi yang belum terbiasa dengan hidangan ini maka makanan khas Papua ini terlihat cukup ekstrem karena menggunakan ulat sagu sebagai bahan utamanya. Masyarakat Papua biasanya menyebut makanan ini dengan istilah “koo”.

Selain rendah kolesterol, bagi masyarakat Papua ulat sagu dianggap sebagai makanan yang mampu meningkatkan energi.  Bahkan sebagian masyarakat Papua menyantap ulat sagu dalam keadaan mentah atau langsung dari pohonnya.  Kuliner unik ini bisa dengan mudah kamu dapatkan di pasar-pasar yang menjual hasil buruan warga. Salah satunya adalah Pasar Youtea Abepura Jayapura.

Kabarnya menu ini memiliki cita rasa yang manis dan asin dengan tekstur keras di luar dan lunak di dalam, berani coba?

5. Cacing Laut

Makanan Khas Cacing Laut Papua
Photo by @daphne_dragonpearlbeachresort

Masih dengan kudapan ekstrem, di Papua juga terdapat hidangan berbahan cacing laut yang mungkin bagi sebagian orang terlihat cukup menjijikkan. Namun jangan salah, karena cacing laut diyakini memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dan konon bisa bermanfaat untuk meningkatkan vitalitas.

Menu kuliner yang cukup ekstrem ini biasanya disajikan dalam acara pameran potensi wisata dan budaya Raja Ampat. Penyajiannya pun cukup bervariasi yaitu digoreng, disate, hingga dimasak bumbu balado.

6. Martabak Sagu

Makanan Khas Martabak Sagu Fakfak Papua
Photo by @icipiniki

Berbeda dari martabak biasanya, jajanan khas Papua ini terbuat dari tepung sagu dengan cita rasa yang tak kalah menggoda. Jajanan tradisional ini berasal dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat dan sangat populer sebagai salah satu oleh-oleh khas Papua.

Jajanan dengan cita rasa manis dan gurih ini bahkan sudah menjadi bagian dari hidangan yang disajikan di hotel maupun restoran yang ada di Kota Jayapura. Untuk mendapatkan oleh-oleh khas ini kamu bisa datang ke beberapa toko oleh-oleh yang ada di Kabupaten Fakfak.

7. Aunuve Habre

Makanan Khas Aunuve Habre Papua
Photo by Merahputih.com

Makanan khas Papua ini terbuat dari bahan yang cukup sederhana yaitu ikan cakalang dan bumbu yang tak kalah simpel. Proses pengolahannya dimulai dengan merebus daun talas sampai layu. Daun tersebut digunakan untuk membungkus ikan cakalang yang telah dipotong-potong setelah sebelumnya dibumbui dengan garam dan asam jawa.

Keduanya lalu dikukus hingga matang dan siap dihidangkan dengan cita rasa yang unik dan menggugah selera.  Dengan proses memasak yang begitu mudah kamu bahkan bisa membuat menu tradisional ini di rumah dan menikmati keunikan rasanya yang begitu menggugah selera.

8. Ikan Bakar Manokwari

Makanan Khas Ikan Bakar Manokwari Papua
Photo by @ivannie293

Ikan bakar Manokwari memiliki cita rasa yang berbeda karena menggunakan bumbu khusus yang membuat hidangan ini semakin lezat.  Biasanya ikan yang digunakan adalah ikan tongkol yang dilengkapi dengan sambal khas Papua yang terkenal dengan rasa pedasnya.

Untuk menyantap seporsi ikan bakar Manokwari yang menggugah selera kamu bisa datang ke Warung Makan Ikan Bakar di Wosi, Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua.

9. Kue Lontar

Makanan Khas Kue Lontar Papua
Photo by @beta.makan.terus

Papua juga memiliki jajanan manis yang dikenal dengan sebutan kue lontar. Konon makanan ini dibawa oleh orang-orang Belanda pada zaman dahulu dan disebut dengan round-tart atau ronttart dalam Bahasa Belanda. Karena cukup susah untuk diucapkan maka penduduk setempat menyebutnya dengan kue lontar.

Kue lontar terlihat mirip dengan pai susu Bali dan biasanya dihidangkan saat hari raya lebaran maupun natal. Kue berbahan dasar terigu, margarin, susu, gula, dan telur ini menawarkan cita rasa manis yang menggoda, sangat cocok buat kudapan di sore hari sembari ngeteh atau ngopi.

Untuk mencicipi legitnya kue lontar yang melegenda, kamu bisa datang ke Prima Garden Jayapura yang berada di Jalan Ahmad Yani No. 28, Gurabesi, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.

10. Sagu Lempeng

Makanan Khas Sagu Lempeng Papua
Photo by @s.ali_mussa

Camilan khas Papua ini menggunakan sagu sebagai bahan utamanya.  Sagu lempeng memiliki tekstur yang relatif keras, dimana dalam proses pembuatannya tepung sagu dicetak menggunakan cetakan khusus dari tanah liat kemudian dipanggang.

Sagu lempeng biasanya langsung dikonsumsi setelah masak dengan cita rasa yang cenderung tawar.  Untuk memberikan rasa pada sagu lempeng biasanya adonan ditambahkan parutan kelapa dan gula merah.  Teksturnya yang keras bisa diatasi dengan mencelupkan sagu lempeng di dalam air supaya lebih lunak.

Meskipun makanan ini populer di Papua namun untuk mendapatkannya cukup sulit karena biasanya maasyarakat membuat olahan sagu ini untuk dikonsumsi sendiri dan bukan untuk dijual.

Baca: Makanan Khas Jawa Timur Dijamin Enak, Sudah Coba?