11 Museum di Indonesia yang Menarik untuk Wisata Edukasi, dari Museum Tsunami Aceh hingga Museum Blanco Bali!

Museum di Indonesia
Photo by @geratno

Nyero.ID – Mengunjungi museum bisa menjadi pilihan yang menarik untuk mengisi waktu liburan.  Bukan hanya sekedar berkeliling museum dan menyaksikan koleksi yang ada di dalamnya saja.  Dengan mengunjungi museum wawasan pun akan semakin bertambah sesuai dengan jenis museum yang dikunjungi.  Berikut adalah museum di Indonesia yang kami rekomendasikan untuk wisata edukasi.

  1. Museum Tsunami – Aceh

Museum ini dibangun sebagai simbol penghormatan kepada para korban bencana gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 silam.  Museum yang dibangun pada tahun 2008 ini resmi dibuka pada tahun 2011 dan menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi saat liburan ke Aceh.

Gedung museum ini dirancang oleh Ridwan Kamil dan memiliki beberapa bagian utama yang menarik untuk dieksplore.  Salah satunya adalah ruang The Light of God yang berisi ratusan ribu nama korban bencana tsunami Aceh.  Museum ini juga dilengkapi dengan alat peraga, maket dan foto-foto peristiwa tsunami Aceh.

Lokasi:  Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh.

Jam buka:  setiap hari mulai pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB

Fasilitas:  area parkir, pusat kuliner, mushola, toko souvenir, ruang geologi, toilet, dan perpusatakaan.

Harga tiket masuk:  Rp 2.000 (anak-anak, pelajar dan mahasiswa), Rp 3.000 (dewasa) dan Rp 10.000 (wisatawan asing).

  1. Museum Geologi – Bandung

Museum Geologi Bandung didirikan pada tahun 1928 dan menyimpan berbagai macam koleksi yang berhubungan dengan geologi serta hasil penelitiannya.  Beberapa koleksi di museum ini antara lain adalah fosil Tyrannosaurus Rex Osborn, tengkorak manusia purba, dan artefak dari zaman purba.

Lokasi:  Jalan Diponegoro No.57, Bandung.

Jam buka:  Senin – Kamis (08.00-16.00 WIB) dan Sabtu – Ahad (08.00-14.00 WIB).

Fasilitas:  event Night at the Museum, 3D museum, wisata kuliner, wahana penggalian fosil, taman batu, auditorium, toko souvenir, masjid, poliklinik, toilet dan ruang edukasi.

  1. Museum Nasional Indonesia – Jakarta

Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah merupakan salah satu museum di Indonesia yang sangat bersejarah.  Museum ini dibangun pada tahun 1862 dan menjadi museum terbesar pertama di Asia Tenggara.

Museum ini menyimpan berbagai macam benda koleksi peninggalan sejarah seperti arca, prasasti, dll.  Setidaknya ada lebih dari 140.000 koleksi benda bersejarah yang menjadikan Museum Gajah disebut sebagai museum terlengkap di Indonesia.

Lokasi:  Jalan Medan Merdeka Barat No. 12 Gambir, Jakarta Pusat.

Jam buka:  Selasa – Jum’at (09.00-15.00 WIB) sementara hari Sabtu – Ahad, dan libur nasional tutup.

Fasilitas:  sekolah tari, kegiatan membatik, pertunjukan teater, kids corner, belajar gamelan, English Tour, virtual tour, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 5.000 (dewasa), Rp 2.000 (anak-anak), Rp 3.000 (rombongan dewasa) dan Rp 1.000 (rombongan anak).

  1. Museum Fatahillah – Jakarta

Berada di kawasan Kota Tua, Museum Fatahillah menyimpan koleksi benda peninggalan sejarah Kota Jakarta sejak zaman pra sejarah hingga Kejayaan Sunda Kelapa.  Setidaknya ada sekitar 23.500 koleksi benda bersejarah di museum ini, baik asli maupun replika.

Lokasi:  Jalan Taman Fatahillah No.1 Kota Tua, Pinagsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat.

Jam buka:  Selasa – Ahad (08.00-17.00 WIB).

Fasilitas:  perpustakaan, kantin, ruang pertemuan dan ruang pameran, ruang cinema, wisata malam, pertunjukan boneka tali, sewa sepeda kuno, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 5.000 (dewasa), Rp 3.000 (mahasiswa) dan Rp 2.000 (anak-anak).  Untuk rombongan diatas 30 orang dikenakan tiket masuk yang lebih murah.

  1. Museum Ullen Sentalu – Yogyakarta

Museum di Indonesia ini menyajikan berbagai macam koleksi benda peniggalan sejarah yang akan mengajak pengunjung untuk napak tilas kejayaan Dinasti Mataram di masa silam.  Dengan nuansa pegunungan yang asri, pengunjung akan diajak untuk menikmati wisata edukasi dalam suasana yang lebih nyaman.

Lokasi:  Jalan Boyong Km 25, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Sleman, DIY.

Jam buka:  Selasa – Ahad (08.30-16.00 WIB).

Fasilitas:  taman, restoran, art shop, tour audio, jelajah budaya, ruang pameran, pemutaran film dokumenter, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 20.000 (anak-anak domestik), Rp 50.000 (dewasa domestik), Rp 100.000 (dewasa mancanegara) dan Rp 60.000 (anak-anak mancanegara).

  1. Museum Anak Kolong Tangga – Yogyakarta

Museum Pendidikan dan Mainan Kolong Tangga merupakan salah satu museum di Indonesia yang menarik untuk tujuan wisata edukasi.  Museum ini menyimpan berbagai macam koleksi permainan tradisional, mainan anak-anak, poster, hingga buku cerita dan gambar.

Lokasi:  Kompleks Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sri Wedari 1, Kota Yogyakarta.

Jam buka:  Selasa -Jum’at (09.00-13.00 WIB) dan Sabtu – Ahad (09.00-16.00 WIB).

Fasilitas:  perpustakaan, ruang pameran, dan ruang galeri permainan tradisional.

Harga tiket masuk:  Rp 4.000 untuk pengunjung di atas 15 tahun, sementara di bawah 15 tahun gratis.

  1. Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala – Yogyakarta

Museum di Indonesia ini menyimpan berbagai macam koleksi benda yang berhubungan dengan dunia penerbangan dan kedirgantaraan di Indonesia.  Seperti pesawat, koleksi foto, mesin pesawat, radar, parasut dll.

Lokasi:  Kompleks Landasan Udara Adisucipto, Jalan Kolonel Sugiyono, Karang Jambe, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Jam buka:  Setiap hari mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB.

Fasilitas:  area parkir yang luas, mushola, taman, toilet, kantin, perpustakaan, dan toko souvenir

Harga tiket masuk:  Rp 3.000 per orang, sementara untuk rombongan minimal 30 orang dikenakan tiket masuk sebesar Rp 2.000.

  1. Museum Kereta Api – Ambarawa

Museum di Indonesia ini mengajak pengunjung untuk belajar mengenai sejarah perkeretaapian di Indonesia.  Di museum ini terdapat koleksi benda bersejarah yang berhubungan dengan dunia lokomotif.  Mulai dari lokomotif uap, roda kereta bergerigi, mesin pembuat tiket kuno, lonceng kereta, dll.

Lokasi:  Jalan Stasiun, Jalan Panjang Kidul No. 1, Panjang, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

Jam buka:  setiap hari mulai pukul 09.00 WIB – 15.00 WIB.

Fasilitas:  paket perjalanan wisata menggunakan kereta api uap, spot foto klasik, toko souvenir, mushola, area parkir, toilet, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

  1. Museum Kapal Selam – Surabaya

Museum di Indonesia ini akan mengajak pengunjung untuk mengenal lebih jauh dunia kemaritiman di Indonesia melalui sejarah Kapal Selam KRI Pasopati 410.  Kapal selam ini memiliki andil yang sangat besar dalam mempertahankan hukum kelautan di Indonesia.

Lokasi:  Jalan Pemuda No. 39, Embong, Kaliasin, Genteng, Surabaya.

Jam buka:  Selasa – Jum’at (09.00-17.00 WIB) dan Sabtu – Ahad (09.00-19.00 WIB).

Fasilitas:  kolam renang anak, pertunjukan reog Ponorogo, sewa pearhu motor, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 15.000

  1. Museum Angkut – Batu

Museum Angkut merupakan salah satu museum di Indonesia yang menyimpan berbagai macam koleksi alat transportasi modern.  Museum yang dibuka pada tahun 2014 ini memadukan konsep edukasi dan hiburan yang menarik di dalamnya.  Setidaknya ada sekitar 300 koleksi alat transportasi yang bisa disaksikan di tempat ini.

Lokasi:  Jalan Sultan Agung No. 2, Ngaglik, Kota Wisata Batu, Jawa Timur.

Jam buka:  setiap hari mulai pukul 11.00 WIB – 19.00 WIB.

Fasilitas:  area parkir yang luas, pasar apung dan zona food court, toilet, charging station, mushola, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 80.000

  1. Museum Blanco Renaissance – Bali

Museum di Indonesia ini menyimpan berbagai macam koleksi lukisan karya pelukis ternama Don Antonio Blanco yang telah menetap di Bali sejak tahun 1952.  Setidaknya ada sekitar 300 lukisan yang bisa dinikmati keindahannya dan semua adalah karya dari Antonio Blanco.

Lokasi:  Jalan Raya Campuhan, Sayan, Ubud, Ubud, Gianyar, Bali.

Jam buka:  09.00 WITA – 17.00 WITA

Fasilitas:  area parkir, taman, toko souvenir, toilet, kafe, dll.

Harga tiket masuk:  Rp 30.000