Sanghyang Kenit Bandung, Surga Tersembunyi ala Sungai Purba di Kawasan PLTA Rajamandala

Sanghyang Kenit Bandung
Sanghyang Kenit Bandung Taken by @rbyslsbl

Nyero.ID – Destinasi wisata di Bandung seolah tidak ada habisnya untuk dieksplore sehingga memberikan banyak pilihan bagi wisatawan dalam mengagendakan liburan.  Salah satu yang terbaru dan cukup hits adalah Sanghyang Kenit Bandung dengan pesona yang tak kalah menawan jika dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya.

Menurut informasi, keberadaan objek wisata Sanghyang Kenit Bandung muncul karena ketidaksengajaan.  Yaitu ketika aliran air dari Waduk Saguling menuju ke Sungai Citarum dialihkan ke PLTA Rajamandala.  Kondisi inilah yang kemudian memunculkan landscape bebatuan, tebing dan goa seperti yang terlihat saat ini.

PLTA Rajamandala sendiri merupakan program energi listrik terbarukan (Renewable Energy) PLN yang ramah lingkungan.  PLTA ini mulai beroperasi sejak bulan Mei 2019 dan berpotensi menjadi objek wisata.  Air yang masuk ke PLTA terlihat lebih jernih karena sudah mengalami proses penyaringan terlebih dahulu.

Tempat wisata Sanghyang Bandung akhirnya resmi dibuka sekitar bulan Juni 2019 dan langsung menarik perhatian para wisatawan sehingga jumlah kunjungannya pun semakin meningkat.  Destinasi wisata ini berada di kawasan Cisameng, Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Terkait dengan nama objek wisata Sanghyang Kenit yang cukup unik, rupanya belum ada kepastian yang jelas mengenai asal usulnya.  Hanya saja beredar mitos yang menyebutkan bahwa Sanghyang merujuk pada kata sang dan hyang yang berarti sesuatu yang luhur dan agung.

Sementara kenit bisa diartikan sebagai arus yang berputar.  Hal ini diperkuat dengan kondisi goa yang berbentuk bulat serta aliran Sungai Citarum Purba yang berbentuk melingkar atau berputar ketika dalam keadaan normal.

Mitos lainnya menyebutkan bahwa zaman dahulu ada tradisi menyembelih hewan kendit, yaitu seekor kambing putih yang memiliki “sabuk pinggang” dengan warna hitam di badannya atau sebaliknya untuk dijadikan hewan persembahan di lokasi wisata ini.  Terlepas dari mitos yang ada, Sanghyang Kenit Bandung menyimpan potensi wisata alam yang unik dan sangat eksotis.

Meskipun terbilang baru, namun antusiasme masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata ini cukup tinggi.  Ada beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di tempat ini, diantaranya adalah arung jeram, susur goa, berburu spot foto, atau hanya sekedar berkeliling lokasi wisata dan menikmati keindahan alamnya.

Untuk memantapkan agenda liburanmu di Sanghyang Kenit Bandung, berikut adalah beberapa informasi terkait harga tiket masuk, jam buka, fasilitas, daya tarik, dan lokasi yang perlu diketahui.

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati keindahan alam di kawasan wisata Sanghyang Kenit Bandung kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 5.000 saja untuk tiket masuknya.   Sementara untuk biaya parkir sebesar Rp 2.000 per sepeda motor dan Rp 10.000 per mobil.

Jika ingin melakukan aktivitas susur goa, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 150.000 per orang dan kamu akan didampingi oleh seorang pemandu lokal.  Perjalanan menyusuri goa sekitar 45 menit dengan fasilitas berupa helm dan pelampung.

Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan adalah berenang, dan untuk penyewaan pelampung serta ban akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 per jam.  Sementara untuk menikmati momen santai di atas hammock dikenakan biaya sebesar Rp 10.000 per jam.  Untuk menyewa perahu karet hanya diperlukan biaya sebesar Rp 5.000 dengan jarak tertentu.

Jam Buka

Sanghyang Kenit Bandung merupakan destinasi wisata baru yang menarik dijadikan tujuan wisata di akhir pekan.  Tempat wisata ini buka setiap hari dengan jam buka yang cukup panjang sehingga waktu kunjunganmu ke tempat ini semakin fleksibel.

Fasilitas

Meskipun terbilang baru, namun pihak pengelola sudah menyediakan berbagai macam fasilitas standar seperti area parkir, kamar mandi, pos penjualan tiket, hingga warung makan.  Fasilitas lainnya berupa hammock dan beberapa spot menarik untuk berfoto.

Pihak pengelola juga berupaya untuk terus melengkapi fasilitas di kawasan wisata Sanghyang Kenit demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan.  Selain menyediakan fasilitas susur goa, untuk kedepannya pihak pengelola juga akan melengkapinya dengan wisata water line, panjat tebing dan memperbanyak hammock.

Daya Tarik

Sanghyang Kenit merupakan salah satu destinasi wisata terbaru di Kabupaten Bandung Barat.  Tempat wisata ini menyajikan keindahan alam yang begitu eksotis dengan landscape bebatuan unik dan aliran sungainya yang jernih.

Lokasi wisata ini cukup mudah untuk diakses sehingga sangat menarik untuk tujuan wisata di akhir pekan bersama keluarga atau orang tercinta.  Tiba di lokasi wisata kamu akan dimanjakan dengan pesona alamnya yang begitu menggoda dan sangat keren untuk diabadikan dalam bidikan kamera.

Hampir di setiap sudut lokasi wisata Sanghyang Kenit memiliki daya tarik tersendiri yang akan membuat siapapun sibuk untuk berfoto ria di tempat ini.  Selain bersantai menikmati keindahan alam dan berburu spot foto kece, kamu juga bisa melakukan beberapa aktivitas lainnya yang tidak kalah seru.

Diantaranya adalah berenang, arung jeram, susur goa, hingga hammock.  Untuk aktivitas berenang, pihak pengelola sudah menyediakan fasilitas penyewaan pelampung dan ban sehingga momen berenang menyusuri sungai semakin aman.

Demikian juga dengan aktivitas arung jeram dan susur goa yang dilengkapi dengan fasiltas helm dan juga pelampung.  Dengan berbagai macam aktivitas yang seru dan menantang, dijamin momen liburanmu di Sanghyang Kenit akan semakin tak terlupakan.

Selain menyajikan pesona alam yang memikat dan menawarkan liburan seru dengan aktivitas cukup menantang, lokasi wisata Sanghyang Kenit rupanya juga berdekatan dengan destinasi wisata lainnya.

Dengan demikian kamu bisa sekalian mengeksplore beberapa tempat wisata terdekat untuk melengkapi momen liburanmu di kawasan Bandung Barat.  Beberapa tempat wisata tersebut antara lain adalah Sanghyang Tikoro, Sanghyang Poek, dan Sanghyang Heuleut yang tidak kalah eksotis.

Sanghyang Tikoro berada di wilayah Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.  Lokasinya tidak begitu jauh dari Bendungan Saguling dengan keindahan alam yang begitu memikat.  Di balik keindahan alamnya, tempat wisata ini juga menyimpan cerita mistis yang membuat pesonanya semakin menarik untuk disibak satu per satu.

Tidak jauh dari lokasi Sanghyang Tikoro terdapat destinasi wisata lainnya yang dikenal dengan nama Sanghyang Poek, yang dalam Bahasa Sunda berarti gelap.  Untuk mencapai lokasi Sanghyang Poek kamu harus menyusuri sungai dengan arah yang berlawanan sejauh 1 km.

Selain Sanghyang Poek, tidak jauh dari lokasi wisata juga terdapat Sanghyang Heuleut dengan keindahan alam yang benar-benar memanjakan mata.  Tempat wisata ini terlihat sangat eksotis dengan danau birunya yang begitu alami.  Di sekeliling danau terdapat bebatuan besar dan tebing-tebing yang konon berasal dari letusan Gunung Sunda yang merupakan gunung api purba.

Di lokasi wisata Sanghyang Heuleut kamu bisa melakukan beberapa aktivitas yang menyenangkan seperti berkeliling menikmati keindahan alam, berburu spot foto, berenang, hingga mendaki tebing dengan jalur trekking yang cukup menantang.

Karena berada di lokasi yang berdekatan, kamu bisa sekalian mengeksplore tiga destinasi wisata tersebut jika waktunya memungkinkan.  Sehingga momen liburanmu di Kabupaten Bandung Barat semakin lengkap dan tak terlupakan.

Lokasi

Destinasi wisata Sanghyang Kenit Bandung berada di Cisameng, Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.  Jaraknya sekitar 24,1 km dari pusat Kota Bandung Barat dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 50 menit.  Untuk mengetahui rute selengkapnya, kamu bisa menggunakana aplikasi Google Maps.